• Traveliner

    Si Cantik Jembatan Seunapet (2)

    Berbagai cerita Seunapet masih viral dari mulut ke mulut. Di warung kopi, di ruang kuliah, dimana-mana slalu ada cerita si gadis berbaju pink. Cerita lain saya dengar dari teman sekelas saya. Dia tergabung di Unit Kegiatan Khusus (UKK) Sanggar Seni Seulawet. Aktivitasnya mengisi acara dengan menari dari satu acara ke acara lain mulai padat. Dia juga mulai dipercaya untuk menjadi penari di pesta pernikahan senior. Satu hari mereka menjadi penari penyambut linto baroe (mempelai lelaki) di Bireun. Ada tiga mobil pribadi yang berangkat. Mereka berangkat sore hari selepas maghrib. Perjalanan dari Banda Aceh biasa-biasa saja. Mereka masih bercanda ini dan itu. Berlatih olah vokal sampai bercerita ini dan itu.

  • Traveliner

    Si Cantik Jembatan Seunapet (1)

    Berbincang tentang perjalanan, tentu banyak sekali kisah yang bisa dibagi. Baik itu suka ataupun duka, ditambah lgi berbagai macam pengalaman ‘asing’ yang membekas. Terutama jika berkaitan dengan perjalanan malam dan segala bentuk kehororannya. Tidak terkecuali saya. Di balik berbagai kisah yang tertuang dalam traveliner, ada saja cerita lain yang mengikuti. Semua bermula dari sebuah nama. Seunapet, sebutan untuk tempat di jalan pegunungan Seulawah yang menghubungkan dua kabupaten, Aceh Besar dan Pidie. Nama itu sudah beken sejak saya kecil, meskipun saya tidak begitu tertarik dengan ceritanya. Sampai saya mengalaminya sendiri.