Traveliner

5 Tempat di China yang Paling Bikin Mupeng

Rasanya sudah lama sekali saya tidak melakukan perjalanan. Terutama di tengah musim pandemi begini, apa yang bisa dilakukan di luar rumah? Bahkan untuk bekerja saja harus stay at home and work from home. Nah, sejauh ini bagaimana caranya Travel From Home selain membaca deretan tempat wisata di dunia yang langsung masuk wishlist untuk dijelajahi setelah pandemi berakhir.

Well, saya tidak berniat untuk menulis tempat mana saja yang ingin saya jelajahi setelah pandemi. Saya ingin bercerita, jika saya kembali ke China nantinya, tempat wabah Corona ini dimulai, ada beberapa tempat yang sudah lama saya ingin kunjungi. Setidaknya ada lima tempat yang benar-benar bikin mupeng buat dikunjungi.

Yunnan

Yunnan is not Yunani. Ada beberapa kesalahan pendengaran ketika saya menyebut Yunann sebagai salah satu yang masuk daftar destinasi saya. Wajar, sih. Selain mungkin kurang populer, Yunnan kedengaran seperti Yunani.

Provinsi Yunnan beribukota di Kunming, salah satu kota dengan etnik monoritas paling banyak di China. Lebih dari 29 suku minoritas berdiam di provinsi ini. Mungkin karena Yunnan juga terletak berbatasan dengan provinsi Guangxi, Guizhou, Sichuan, dan Tibet. Berbatasan juga dengan negara Vietnam, Laos, dan Myanmar. Hmm, bisa dibayangkan bagaimana perpaduan unik di Yunnan, bukan?

Banyak sekali yang bisa dinikmati di Yunnan. Seperti gerbang Golden Horse and Jade Rooster yang katanya bayangannya akan menyatu setiap 60 tahun sekali sampai Shangri-La yang terkenal juga melalui karangan James Redfield.

Salah satu pemandangan di Provinsi Yunnan. (Foto: Lonely Planet)

Selain itu, banyak alasan mengapa saya mupeng ke Yunnan. Banyak orang China mengatakan Yunnan adalah surga yang disediakan Tuhan untuk orang hidup. Berbagai referensi dan film yang berlokasi di Yunnan juga membuktikan hal yang sama. Penasaran? Silahkan gugel saja Yunnan di mesin pencarian kesayangan Anda.

Zhangye, Danxia

Jika saya memilih semua spot di Yunnan untuk dikunjungi, di Provinsi Gansu saya memiliki satu tempat yang paling mupeng. Zhangye, gunung pelangi yang menghampar seluas 322 kilometer dan masuk sebagai Top Geographical of the World.

Zhangye memang bukan satu-satunya di dunia. Masih ada empat gunung pelangi lain di dunia yang terletak di Peru, Islandia, Argentina, dan Mauritius. Saya memilih China karena lebih dekat dan dari foto pencarian gugel, lebih indah.

Zhangye, Danxia. Salah satu gunung pelangi yang disebutkan dalam Alqur’an. (Foto: Merdeka.com)

FYI, Zhangye ini juga disebutkan dalam Alqur’an, lho. Silahkan cek di QS. Al-Fathir ayat 27. Di sana tertulis jika Allah menciptakan gunung dengan garis merah dan putih juga hitam.

Tibet

Pasti tidak asing dengan nama ini bukan? Di beberapa fil hollywood pun tempat ini sering diekspos. Selain itu, Himalaya juga terbentang di sana. Tibet juga tempat asal mula lahirnya Buddha. Wah, nikmat mana lagi sih yang perlu diragukan dari Tibet.

Salah satu ikomn Tibet.
(Foto: Merdeka.com)

Banyak orang yang berpikir jika Tibet berada di luar China. Kenyataannya dia masih berada dalam kekuasaan China dengan otonomi khusus. Termasuk wilayah yang diperebutkan juga. Semua fakta tentang tibet ini membuat saya penasaran sekali dengan Tibet. Tibet itu berbeda dengan China, namun berada di bawah kekuasaan China. Nah, kalian penasaran tidak?

Tibet juga salah satu destinasi wisata di China. Bisa dibayangkan bagaimana mupeng kalau mendengar fakta lain tentang Tibet.

Guilin

Nama ini mungkin tidak populer, tapi beberapa film dengan latar belakang pedesaan China pasti menyihir kita untuk mupeng ke sana. Guilin terkenal dengan panorama alam yang indah. Pegunungan yang menonjol-nonjol unik serta persawahan. Wah, serius! Guilin ini tempat yang indah sekali.

Panorama alam di Guilin dari atas.
[Foto: Truly Travel China]

Pemandangan alam adalah salah satu tempat yang selalu menjadi daftar nomor satu untuk dikunjungi. Tidak heran jika saya selalu berharap satu saat akan mengunjungi Guilin dan melepaskan semua penat. Ada banyak hal yang bisa didapatkan di Guilin, seperti cerita-cerita penulis Amerika seperti Lisa See atau Amy Tan dalam novelnya. Sebutlah novel Lisa See berjudul Dragon Bones.

Inner Mongolia

Melihat foto-foto Mongolia Dalam, memang tidak banyak beda dengan foto di tanah air. Bahkan di Aceh Tengah, saya bisa menemukan pemandangan serupa dengan Inner Mongolia yang berbatasan langsung dengan nagara Mongolia. Hamparan padang rumput, sungai yang mengalir deras, dan kuda. Di Takengon sih ada walau tidak besar.

Lantas, apa yang membuat saya mupeng ke sana? Budaya, tradisi dan peninggalan sejarahnya lho yang selalu menggoda untuk ke sana. Secara khusus, Mongolia kan termasuk musuh China yang di masa Jengis Khan. Malah tembok China yang dibangun di Beijing itu untuk pertahanan masa dari serangan tentara mongol. Ini yang menarik buat saya.

Hamparan padang rumput dan kuda di Inner Mongolia.
[Foto: China Daily]

Terutama wajah orang Mongolia Dalam juga berbeda dari orang China kebanyakan. Budayanya, makanannya, semua juga.

Sebenarnya, masih banyak tempat-tempat di China yang sangat unik, indah, bersejarah, dan visitable untuk traveler. Sebagian besarnya malah sangat populer untuk orang Indonesia. Semua tempat yang ingin saya datangi di atas merupakan mimpi yang belum kesampaian untuk didatangi. Jadi, jika pilihan keindahan kita berbeda soal China. Itu sah-sah saja, toh selera traveling kita juga berbeda.

Di antara kelima tempat yang saya bagikan ini, kalian ingin datang kemana?

Author, journalist, and student in real life. MA in International Journalism, Communication University of China. Lecturing at STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh Barat. Email to ulfa_khairina.2005@yahoo.co.uk for further information.

3 Comments

  • Glenn Alexei

    Hai, mau koreksi dikit nih.

    Gengis Khan berasal dari suku Mongol, sedangkan suku asli Tiongkok adalah suku Han. Suku Mongol menguasai Tiongkok pada era Dinasti Yuan. Great Wall dibangun untuk menahan serangan musuh-musuh dari utara, selatan, khususnya suku Jurchen (Manchu) yang dari timur laut. Itu sebabnya Great Wall dibangun membentang dari barat ke timur, hingga perbatasan dengan Korut. Suku Manchu sendiri masih ada hingga sekarang, biasanya menempati Tiongkok timur laut (provinsi Jilin, Heilongjiang, dan sekitarnya).

    Great Wall sendiri ada replikanya lho di Nanchang, buat yang nggak kuat nanjak. Hehehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *