Bibliolive

IG Review: “Tanah Baru, Tanah Air Kedua”

Ada yang suka NH. Dini? Buku apa saja yang sudah kalian baca selama ini? Saya punya beberapa koleksi dan membaca lebih selusin karya NH. Dini. Satu komentar yang harus saya berikan sebelum memulai review. Semua buku NH. Dini sangat inspiratif.


Ini buku bertemakan Lingkungan Hidup. Cocok bagi mereka yang sedang berpikir bagaimana cara menulis novel dengan tema yang sama. Sudah ada data. Tapi bingung mau diolah bagaimana.

Novel ini berkisah tentang orang-orang trans, yaitu mereka yang mengikuti program transmigrasi dari Jawa ke Kalimantan. Di tanah yang baru, Samirin, seorang lulusan sekolah guru, bisa terlepas dari kemelut pribadi menghadapi ayahnya yang ingin dia menjadi guru ketimbang tukang bikin tempe di usaha rumahan mertuanya.

Judul Buku: Tanah Baru Tanah Air Kedua • Penulis: NH. Dini • Penerbit: Pustaka Jaya (Bandung: Cet 1, 1997) • Tebal: 219 halaman • ISBN: 978-979-419-424-9

*
Tema lingkungan hidup memang jarang diangkat oleh para penulis era kekinian. Penulis era kekinian lebih memfokuskan kisah cinta dan kehidupan ibu kota dalam napas cerita. Ini salah satu alasan mengapa novel ini layak dibaca.

Untuk era penulis lama, NH. Dini menyampaikan cerita dengan narasi yang renyah. Sesuai dengan generasi milenial. Dengan latar belakang di Kalimantan yang baru dijamah ketika tran dari pulau Jawa datang.

NH. Dini memperkenalkan konflik di antara para kelompok tran. Bahwasanya tidak semua orang yang datang sebagai tran menempatkan orang lain sebagai saudara. Sisi lainnya, NH. Dini menyampaikan amanat bahwa seburuk apapun orang, pasti ada sisi baiknya.

Ini diceritakan pada bab mereka yang nyaris mati diserang oleh orang hutan yang menyerang kebun salah seorang warga.


Jika ada yang tanya saya, “Apakah ini buku bagus?” Saya akan menjawab, “Ya, ini buku bagus.” Dengan beberapa alasan sebagai rekomendasi.

? NH. Dini adalah sastrawati yang cukup dikenal dengan kepiawaiannya menulis. Bahkan bisa disanding dengan penulis zaman now sekelas Dee Lestari.

? Bercerita budaya lokal dan kehidupan orang tran yang jarang diketahui oleh kebanyakan orang. Saat menulis, NH. Dini berada di lokasi dan mengamati langsung seperti apa kehidupan mereka.

? Novel lingkungan hidup yang mendapat penghargaan dari menteri lingkungan hidup masa.

? Bahasa yang digunakan cocok untuk segala umur. Sekalipun kita hidup di era digital lo gue, novel ini masih bisa dipahami tanpa kata berat.

? Karena dia adalah NH. Dini, salah satu penulis perempuan Indonesia yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Well, itu mengapa saya ingin mengoleksi karya NH. Dini seperti saya ceritakan di awal. Bagaimana dengan kamu? Tertarik ikut membaca?


Author, journalist, and student in real life. MA in International Journalism, Communication University of China. Lecturing at STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh Barat. Email to ulfa_khairina.2005@yahoo.co.uk for further information.

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *