Bookish

June Wrap Up! (2018)

Dear Bookish,

Selesai baca berapa buku di bulan Juni? Ada yang tembus sampai sepuluh buku tidak?

Well, saya sendiri tidak mencapai target bulan Juni lalu. Tentu saja masih menggunakan alasan klasik. Sambilan mengurus bayi, mengerjakan tugas rumah tangga lainnya, dan juga bertepatan dengan momen lebaran.

Target saya bulan Juni bisa dikatakan cukup tinggi. Menamatkan novel tebal seperti Broken Verses (Kamila Shamsie), Aidoru no Sekai Yoroshiku (Orihara Ran), Endless Love (Wj Xiao Yue), The Da Peci Code (Ben Sohib), Jokowi (Alberthiene Endah), Ketika Cinta Bertasbih 1 & 2 (Habiburrahman El Shirazy), dan Perempuan Berkalung Sorban (Habibah El Khaliqy). Kesemua buku yang saya sebut ini belum pernah saya baca meski terbeli sudah lama sekali. Sekitar 10 tahun lalu untuk koleksi KCB.

Banyak alasan mengapa saya tidak membaca novel-novel ini. Alasan utama karena saya lagi kaya. Punya banyak buku, tidak punya cukup waktu. Jadi saya hanya membaca novel yang paling saya sukai saja di antara novel yang ada.

Kenyataan di bulan Juni yang saya hadapi cukup unik. Saya hanya menamatkan dua novel saja. Endless Love, novel Taiwan terjemahan dan The Da Peci Code, novel parodi dari The Da Vinci Code. Bahkan nama pengarangnya pun dibuat parodi. Dan Brown dan Ben Sohib. Kebetulan atau betul-betulan, ya?

Dari setumpuk novel di atas, tidak ada satu pun yang akan saya lanjutkan baca di bulan Juli. Semua novel itu ada di pustaka Takengon. Di rumah. Sementara lebaran ketiga saya sudah kembali ke Banda Aceh. Ada setumpuk buku lain yang harus saya baca dan mungkin juga membaca ulang untuk memperkaya artikel resensi saya. Terutama novel-novel terjemahan yang sama sekali belum tersentuh.

Sudah terhitung pula jumlah buku dengan target bacaan lima novel perbulan. Buku-buku ini akan selesai pada bulan Desember 2018. Tutup tahun. Bisa jadi lebih. Melanglah ke tahun 2019 lagi. Apalagi saya sudah punya buku The Casual Vacancy (JK. Rowling) yang saya beli akhir tahun 2016 silam. Di akhir bulan Juni, novel filsafat dari penulis Dunia Sophie juga masuk dalam daftar koleksi. Ditambah lagi ekspidisi Wahana juga memberi kabar baik di hari ketiga puluh bulan Juni. Paket buku yang saya beli via Sophee sudah sampai.

Buku yang saya beli bukan buku baru. Hanya buku bekas. Total semua tiga eksemplar, tiga judul, tiga pengarang. Sebenarnya kurang satu lagi.

Buku ini saya beli dengan latar belakang tantangan. Dosen saya, Fairus Nur Ibrahim, merekomendasikan novel ini. Beliau berkata melalui WA, “Sudah baca novel ini? Saya punya akses ke salah satu tokoh di sini dan berniat untuk menulis sejarah tentang tokoh Aceh dari keturunan si tokoh.”

Kebetulan tahun 2007 saya sudah membaca salah satu dari novel yang ditanyai itu, Taj Mahal. Seketika saya mencari novel ini di toko buku online dan offline. Hanya ada di satu toko. Buku bekas pula. Tapi ongkos kirimnya lebih mahal dari pada harga empat buah buku. Jadi saya tunda dulu pembelian buku tersebut sampai diskon dan ongkirnya turun.

Ketika saya cek lagi, novel berjudul Taj Mahal malah sold out. Sementara penjual yang menyediakan novel ini hanya satu toko. Saya tidak cek di Buka Lapak, Toko Pedia, atau JD. Saya sudah cari stok di toko buku online lain seperti Buku Pedia, Gramedia, bahkan Mizan. Stok kosong. Mau tidak mau saya memulai komunikasi dengan si penjual. Berharap dia memberikan cara lain untuk menjual bukunya. Dia menyarankan pengiriman via pos dan transfer biaya pembelian melalui BCA.

Sempat terpikir aneh-aneh juga. Jangan-jangan dia mengambil kesempatan untuk menipu saya. Jumlah yang saya transfer lumayan, lho. Tinggal tambah sedikit lagi bisa beli novel Dan Brown yang baru itu, Origin. Buku ori pula.

Alhamdulillah, tidak terjadi penipuan. Si abang Wahana sudah menelepon. Meskipun bukunya bisa saya pegang pada tanggal 2 Juli 2018 besok. Deretan novel ini mungkin akan menambah daftar panjang yang harus di bava dimulai dari bulan Juli 2018.

Back to topic, bulan Juli hanya berhasil ‘bungkus’ dua buku. Semoga ke depan bisa lebih banyak. Minimal bisa nambah satu judul di bulan ini.

 

Author, journalist, and student in real life. MA in International Journalism, Communication University of China. Lecturing at STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh Barat. Email to ulfa_khairina.2005@yahoo.co.uk for further information.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *