• Bookish

    Setahun Menjadi Bookstagram

    Tidak terasa, ternyata sudah setahun saya menjadi bookstagrammer. Tepat pada bulan Mei ini. Berbarengan dengan hari ulang tahun saya juga. Saya namai dia oliverial, sebagai bentuk dari opini pribadi saya berkaitan dengan literasi. Entahlah, saya pun tidak paham mengapa begitu saja nama itu tercetus dari alam imajinasi. Oliverial menjadi nama yang paling kekinian sebagai seorang emak beranak satu. Awalnya saya tidak berniat menjadi bookstagrammer. Hanya saja, diawal melahirkan saya merasa kesepian. Tidak ada waktu untuk berkumpul dengan komunitas yang pernah saya ikuti. Bahkan saya merasakan sosial media saya berdebu karena tidak ada akses khusus. Setelah saya pikir, mungkin membaca pun memiliki tempat istimewa di kalangan para pembaca lain di sosial…

  • Bookish

    May Special Month

    Dear olivers, Seperti yang saya sebutkan di akhir tahun silam, saya ingin membuat giveaway tahun ini. Alhamdulillah, ada rezeki dari Allah untuk menyelenggarakan GA di bookstagram saya. Kebetulan ada empat momen istimewa yang akan menjadi sejarah di tahun 2019 ini. Beberapa teman warga net bertanya, “Momen apa dan hadiahnya apa?” Di instagram memang saya tidak jelaskan apa saja yang menjadi hadiah. Seperti yang saya tanyakan melalui polling bulan lalu di bagian story, hadiahnya cukup sesuai dengan lamanya GA berlangsung. Ada buku yang pasti. Meskipun mungkin bukan buku wishlist kalian, tapi nominal harga berkisar antara Rp 100 ribu/eks. Bisa lebih atau kurang. Buku yang akan saya kirimkan sebagai hadiah insyaallah bermanfaat.…

  • Bookish

    Menilai Kualitas Buku Dari Resensi

    “KH sudah mengeluarkan buku baru, lho.” Kata teman saya sesama bookstagrammer suatu hari. Dia adalah fans fanatik penulis impor tersebut dan selalu memiliki ulasan positif tentang bukunya. Selain teman saya ini, banyak reviewer lain yang menulis poin positif dari karya si penulis berinisial KH. Sebagai orang yang belum mengenal karyanya, saya memang sudah berencana untuk membaca buku KH dengan mulai mengoleksi buku tersebut dari awal.

  • Bookish

    Menaklukkan Media Dengan Resensi

    Suka membaca buku? Jika iya, kita sama. Saya juga suka membaca buku. Sebagai penikmat bacaan, tentu ada banyak hal yang kita dapatkan dari buku-buku yang sudah terbaca. Sebagiannya bikin susah move on. Sebagian yang lain malah merasa rugi waktu dan uang. Pernah mengalami hal yang sama? Ada banyak alasan seseorang membaca buku. Bisa jadi, kita adalah orang pertama yang membaca buku tersebut. Sementara di luar sana, banyak orang yang sedang menanti informasi tentang buku yang sedang kita baca tersebut. Apalagi jika buku yang sudah dinanti sekian lama oleh pembaca dari penulis tertentu.

  • Bookish

    Pertemuan 1: Nyesal di Kelas Sastra OWOB

    Pada tanggal 19 Februari 2019, saya membaca postingan tentang dibukanya kelas sastra di akun instagram Gerakan One Week One Book (OWOB). Kelas diskusi buku dibuka. Saya langsung tertarik dengan kelas sastra. Tanpa bertanya apa-apa lagi, saya memilih ngecek di grup OWOB yang selalu ramai hampir setiap hari. Jika sudah ada yang melemparkan pertanyaan, pasti grup akan ramai. Bisa sampai ratusan chat setiap harinya. Di grup juga langsung diarahkan, siapa yang harus dihubungi untuk kelas sastra OWOB ini. Kak Utamy Ningsih, anak-anak OWOB banyak yang memanggil Kak Uta. Saya ikutan memanggil dengan sebutan yang sama. Kak Uta.