Bibliolive

Two Years Without You; LDR Berakhir Indah?!

Setiap pasangan yang mengalami Long Distance Relationship (LDR) tentu saja saja mengkhawatirkan perpisahan. Apalagi jika tampang pasangan cukup mumpuni. Tentu saja peluang perpisahan akan semakin besar. Ditambah lagi terhambatnya komunikasi dan minimnya kepercayaan, peluang perpisahan semakin luas membentang di depan mata. Teori menjaga hubungan LDR di pencarian google sudah tidak bekerja lagi. Lantas, adakah hubungan LDR berakhir indah?

Belakangan saya keranjingan membaca buku digital di aplikasi gurita hijau, Cabaca. Ada ratusan buku bisa dibaca di sini. Ada yang gratis, ada pula yang berbayar kerang merah jambu. Harganya tergantung popularitas dan level penulisnya. Beruntung saya menemukan novel yang enak dibaca, habis sekali duduk, murah, tapi nggak murahan. Two Years Without You yang ditulis oleh Youra Muriz ini memang layak masuk reading list.

Two Years Withou You berkisah tentang Hita dan Gala yang dipisahkan oleh jarak dan pekerjaan. Hita hijrah ke Jakarta untuk bekerja di sebuah perusahaan. Pekerjaan ini dia dapat atas bantuan temannya, Via. Sedangkan Gala yang seorang dokter bedah tentu saja menetap di kota asal. Meskipun Gala tidak rela berpisah sementara dan menjalani LDR dengan kekasihnya, dia juga tidak punya pilihan. Hita harus membantu perekonomian orang tuanya yang mulai merosot sejak teknologi semakin canggih.

Kehidupan Hita di Jakarta nggak mulus-mulus amat. Dia bertemu lagi dengan mantan kekasihnya dulu. Selain tinggal di apartemen yang sama, Jiro ternyata direktur di perusahaan Hita bekerja. Jiro terus menerus mencoba mendapatkan Hita kembali. Bahkan setiap Gala menelepon selalu di saat Gala sedang menelepon. Siapa yang tidak galau dan hilang kepercayaan coba?!

Sementara di kota asalnya, ibu Gala mulai melancarkan aksinya menjodohkan Gala dengan Sukma. Perempuan berjilbab yang manis, lembut, bijak, dan dewasa. Awalnya demi menyenangkan hati ibunya, Gala bersedia diatur-atur untuk perjodohan ini. Lama-lama Sukma juga sangat menarik. Meskipun Gala mati-matian menyimpan perjodohan ini dari Hita, kabar ini sampai juga ke telinga Hita.

Bukan main hancurnya hati Hita. Apalagi ditambah dengan komunikasi Hita dan Gala yang semakin hambar. Bahkan konsistensi Jiro mengejar-ngejar Hita. Hita akhirnya minta putus pada Gala. Padahal Gala bukan tidak memberitahu Hita soal perjodohannya dengan Sukma. Dia sedang menunggu waktu untuk membereskan masalahnya dengan Hita dan Sukma.

Novel ini mengangkat tema yang sederhana, banyak terjadi di kehidupan sehari-hari, dan kemungkinan terjadi pada diri pembaca juga besar. Inilah yang membuat novel ini jadi enak dinikmati. Apalagi eksekusinya juga sangat apik. Bahasanya enak dan mulus. Plot twistnya juga pas sekali. Pemotongan babnya selalu membuat penasaran dan menebak-nebak.

Karakteristik tiap tokok kuat sekali. Hita yang tergesa dan tidak dewasa. Gala yang sibuk dan tenang. Jiro yang agresif. Via yang misterius. Sukma yang dewasa dan baik hati. Meskipun porsi tokoh pendukungnya tidak banyak alias bumbu pelengkap, pembaca bisa menikmati tiap ‘rasa’ dari tokoh-tokoh dalam novel ini. Manis dan meninggalkan kesan.

Amanat yang disampaikan dalam novel ini jelas sekali. Poin utamanya adalah tentang nilai kepercayaan dan verifikasi. Jangan cepat percaya dan menebak sesuatu yang kepastiannya tidak benar jika belum membutikannya sendiri. Luar biasa bukan?

Di balik semua kelebihannya, novel ini juga memiliki kekurangan. Penulis seperti terlalu tergesa dalam menyelesaikan kisahnya. Jika ditulis lebih panjang, novel ini tentu akan lebih manis dan berpotensi meningkatnya hormon kebaperan. Dalam kekurangan ini, novel yang hanya berjumlah 13 bab ini justru cocok buat penikmat kisah cinta sekali duduk. Singkat, cepat, dan memuaskan. Tidak perlu berhari-hari untuk menyelesaikan novel ini. Satu hari selesai dibaca semuanya.

Kekurangan lain adalah bagian setting. Penulis kurang mendetilkan soal tempat dan waktu. Namun justru juga membuat novel ini seperti memberi kekuatan baru, khususnya untuk pembaca yang tidak peduli soal detil waktu dan tempat. Apalagi bagi pembaca yang fokus pada hubungan mereka saja.

Anyway, novel Two Years Without You sangat disarankan untuk dibaca. Terutama untuk pembaca yang baru bergabung di aplikasi Cabaca. Two Years Without You sudah completed dan bisa langsung ditambahkan dalam daftar bacaan.

Tergoda? Jangan ngaku suka cerita manis kalau belum baca Two Years Without You, ya.

Data Buku

Judul Buku: Two Years Without You <> Penulis: Youra Muriz <> Penerbit: Cabaca Aps <> Jumlah Bab: 13 Bab <> Masa Tayang: 16 Maret 2020-8 Juni 2020 <> Status: Completed

Author, journalist, and student in real life. MA in International Journalism, Communication University of China. Lecturing at STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh Barat. Email to ulfa_khairina.2005@yahoo.co.uk for further information.

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *