Bookish,  BP Network

Journaling, Cara Baru Bookstagrammer Usir Jenuh Di Rumah Aja

Namanya saja sudah bookstagram, pastinya membaca adalah kegiatan yang sangat mengasyikkan. Jangan salah, para bookstagrammer pun mengalami reading slump. Reading slump istilah yang digunakan oleh para pecinta buku untuk menunjukkan kejenuhan dan rasa bosan membaca. Reading Slump bisa dialami oleh siapa saja dan kapan saja. Tidak peduli dia seorang bookstagram senior dengan ribuan follower atau yang masih pemula dan tersendat-sendat mengumpulkan follower.

Rasa bosan bisa muncul kapan saja dengan alasan apa saja. Salah satunya karena jenuh dengan aktivitas itu-itu saja. Apalagi seja beraktivitas di rumah saja. Tagar di rumah aja baca buku sepertinya pil pahit yang harus dihindari oleh bookstagram. Untuk menghindari jenuh yang berakibat fatal, tentu harus ada pencegahan yang bisa dilakukan oleh bookstagrammer untuk mentralisir suasana hati dan hidupnya.

Beberapa saran menyebutkan, jika bosan membaca buku fisik lebih baik pindah ke buku digital. Hmm, masalahnya membaca buku digital alias ebook tidak senyaman membaca buku fisik. Apalagi sensasi aroma kertas dari percetakan tidak dapat dihirup. Membaca di layar ponsel juga memicu sakit mata.

Saya memilih journaling, kegiatan ini juga trend di Instagram dan memiliki komunitas sendiri. Meskipun masih komit sebagai bookstagram belajar journaling salah satu skill yang dipelajari selama di rumah aja. Journaling juga memberi manfaat dan sesansi berbeda bagi pelakunya.

Sama seperti kegiatan yang melibatkan otak kanan lainnya, journaling bisa membebaskan stress dan meningkatkan daya kreativitas. Buku yang dihias sedemikian rupa dengan imajinasi diri sendiri menjelma sesuatu yang menyenangkang.

Di dalamnya bisa dituliskan daftar To Be Read (TBR) atau review singkat buku yang kita baca. Belakangan saya membuat journaling paling sederhana untuk mencatat apa saja yang ingin saya catat. Termasuk yang baru-baru ini saya buat, journaling Ramadan yang selesai tidak selesai.

Selama di rumah aja, banyak hal yang bisa saya pelajari. Terutama memaksimal aplikasi apa saja untuk kemudahan bekerja di rumah. Bookstagram sekalipun bisa bosan dan harus cari sesuatu yang baru untuk mengalihkan rasa bosan.

Apa skill baru yang kamu pelajari selama di rumah aja?

Author, journalist, and student in real life. MA in International Journalism, Communication University of China. Lecturing at STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh Barat. Email to ulfa_khairina.2005@yahoo.co.uk for further information.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *