• Bookish

    Napak Tilas Bacaan Oliverial

    Dari ulasan dan postingan saya di blog ataupun instagram, tentu banyak yang berpikir jika saya adalah penikmat novel romance kelas kakap. Haiya, bisa jadi, sih. Secara sejak saya mengenal buku terbitan Gramedia itu saya berkenalan dengan teenlit yang notabene memang kebanyakan cinta ala anak sekolahan. Pertama kalinya saya baca romance ringan kayak kerupuk alias teenlit itu saat sekolah di tingkat Tsanawiyah (setingkat SMP). Di sini, saya membaca teenlit dengan modal rental pada seorang kawan sekelas. Jadi, dia ini anak pintar banget. Langganan juara umum dan orang tuanya memiliki toko kaset yang sangat jaya pada masanya. Selain otak yang encer, mereka ini juga gendut dompetnya. Apa saja bisa diuangkan. Termasuk buku…