Bookish

Ini Dia Top 9 Novel Tahun 2019 Versi Oliverial! Aroma Karsa kok Tergelincir?

Selamat datang tahun 2020!

Apa kabar tahun 2019?

Berapa tantangan membaca yang berhasil kalian tuntaskan pada tahun 2019? Satu, tiga, lima? Wow! Saya tidak satu pun. Entah mengapa, nasib membaca saya tahun ini mendadak turun. Target membaca saya tahun ini 78 buku, sayangnya hanya 50an yang selesai. Sisanya masih masuk dalam to be reading. Artinya, ini juga PR untuk saya di tahun 2020.

Pada tahun ini, tentunya ada sederetan buku bagus yang saya baca versi saya. Dari deretan buku yang saya baca, saya memilih sembilan novel. Kok novel? Ya, karena novel yang terbanyak dan kebetulan memang mendominasi bacaan saya selama tahun 2019 ini. Siapakah yang masuk ke dalam Top 9 Novels versi Oliverial? Berikut daftarnya.

[1] Unforgettable Chemistry (Mala Shantii)

Seri Le Marriage terbitan Elex Media Komputindo ini bisa dikatakan tidak begitu menarik secara ilustrasi. Ini menurut saya, tapi menang banyak di paduan warna. Mala Shanti, penulis novel ini, kemudian membayarkan dan menohok rasa under estimate saya yang berlebihan ini dengan mengemas unsur-unsur instristik yang apik. Novel ini menempati urutan pertama karena sukses membuat saya baper dan terkenang dengan kisahnya yang terlihat biasa, ternyata tidak biasa. Untuk ulasannya bisa dibaca di sini.

[2] Pelik (Ary Nilandari)

Sudah bukan rahasia, dong, kalau novelnya bunda Ary Nilandari bisa menghipnotis segala usia. Tema remaja yang risetnya mendalam ini luar biasa recommended untuk para pembaca yang anti teenlit. Membaca Pelik, kita akan mendapatkan pengatahuan baru. Khususnya masalah psikologi remaja dan penyakit aneh yang menyebutnya saja membuat lidah keseleo. Para pembaca Pelik, apakah kalian setuju dengan pilihan ini? Bagi yang belum membacanya, mungkin ulasan ini bisa membantu untuk membuat keputusan.

[3] Aroma Karsa (Dee Lestari

Saya fans Dee Lestari yang selalu menantikan buku apa yang akan terit tiap tahunnya. Khusus Aroma Karsa, ternyata masih bisa dikalahkan oleh novel-novel yang disindir sebagai penulis wattpad. So what? Ada banyak alasan mengapa Dee Lestari tidak menempati pada posisi pertama versi Oliverial. Salah satunya, saya biasanya membaca buku Dee Lestari yang agak berat, Aroma Karsa berasa lebih ringan. Sehingga saya tidak menemukan ruh Dee Lestari dalam novel ini. So far so good. Dee masih tetap yang the best, lah. Ulasannya bisa dibaca di sini, ya.

[4] Gagal Move On (Eriska Helmi)

Seperti judulnya, novel ini juga membuat saya gagal move on. Kisahnya memang sederhana sekali, tapi gaya bahasa yang digunakan oleh penulis sukses membuat saya awet muda. Sepanjang membaca novel ini, saya tertawa tiada henti. Hal paling penting mengapa saya memilih novel ini sebagai satu dari top 9 adalah nilai moralnya. Di sini, saya memahami bagaimana caranya membuka hati dan berusaha menghilangkan dendam masa lalu untuk membuka lembaran masa depan. Tokoh yang diceritakan di sini juga sangat rendah hati, meskipun ia seorang selebgram. Di sini pula nilai saya yang duluan buruk melihat profesi PNS perlahan luntur. Penasaran? Baca dulu di sini, ya.

[5] Move Like Jagger (Christian Simamora)

Siapa sih yang nggak kenal Christian Simamora? Para pembaca novel terbitan Gagas Media pasti tidak asing dengan nama ini. Meskipun bagi sebagian orang babang Simamora agak nyeleneh dan kebanyakan vulgar menulis novel, bagi saya itu urusan selera. Ya, selera orang kan tidak semua straight. Khusus untuk novel ini, saya menyukai eksekusi dan alur yang menarik dari kisah Bella dan Jagger. Diawali dengan remeh temeh tak seberapa, akhirnya konflik yang muncul tidak diduga sama sekali. Memang beda, ya, penulis pro dan amatir. Nilai moral dari novel ini yang bagus banget. Saya sampai speechless saat membaca bagian alasan kenapa Bella tidak memiliki pasangan. Bagi yang pernah lihat novelnya di Gramedia tetapi belum beli, boleh baca ulasannya dulu di sini.

[6] Hell a Spell (Daisy Ann)

Hell a Spell bercerita dan membuka sudut pandang tentang dendam dan sakit hati. Jadi, kalau kita pikir kutukan itu nggak berlaku di zaman now, bisa dikatakan pertimbangkan lagi pikiran ini. Jangan sembarangan ngomong, karen apa yang kita lakukan dan sumpahkan bisa jadi diaminkan oleh semesta. Ada yang penasaran? Kalau iya, cek di sini, ya.

[7] The Selection (Kiera Cass)

Bisa dikatakan ini satu-satunya novel terjemahan yang masuk dalam daftar Top 9 versi Oliverial. Meskipun beberapa reviewer mengatakan novel ini membosankan, saya cukup berpuas hati mengatakan jika novel ini lumayan bagus. Mengalir, sederhana, dan mengikuti pola pengertian novel yang sebenarnya. Ini buku pertamanya, saya langsung berminat untuk membaca buku kedua begitu menyelesaikan buku pertama. Kenapa? Jawabannya ada di sini.

[8] Noda Tak Kasat Mata (Agnes Jessica)

Mungkin tergolong novel Lawas, ya. Ceritanya sangat sinetronis. Kesenjanan sosial jelas di depan mata pembaca. Namun ada satu nilai plus yang berhasil mendorong saya mempertimbangkan dan memilih Noda Tak Kasat Mata masuk daftar Top 9 ini. Sudut pandang dan kritik sosial yang diangkat oleh penulis layak diacungkan jempol. Bagi sebagian orang, mungkin tidak akan melihat kritik apa. Bagi saya, Agnes Jessica cukup bijak dalam mengangkat dampak dan sanksi sosial yang didapat oleh para keluarga yang tertuduh PKI di era modern ini. Penasaran soal novel ini? Silahkan baca dulu.

[9] Beautiful Mistake (Sefryana Khairil & Prisca Primasari)

Ini novela Gagas Duet, nggak sekeren Fly to The Sky memang, tapi novela berjudul Dreamland yang ditulis oleh Sefryana Khairil membuat saya belajar satu hal, “Jangan memaksakan diri menjadi pahlawan dalam kehidupan orang lain. Kita tidak pernah tahu luka apa yang sedang disembunyikan dan coba disembuhkan oleh seseorang itu.” Kalian setuju? Jika iya, klik di sini untuk membaca ulasannya.

Author, journalist, and student in real life. MA in International Journalism, Communication University of China. Lecturing at STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh Barat. Email to ulfa_khairina.2005@yahoo.co.uk for further information.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *