"You are Connecting To My Words"

Mengenang Ayah

Mengenang Ayah

Bersama ayah adalah kenangan yang bahagia. Saya yakin hampir semua blogger yang mengikuti tantangan ini juga memiliki kenangan tersendiri tentang ayah mereka. Saya memiliki satu kenangan yang membawa saya sampai titik ini. Bersama ayah, semuanya mungkin.

Kenangan yang paling melekat di memori saya adalah ketika ayah membelikan setumpuk majalah Bobo bekas untuk saya. Semua majalah tersebut saya simpan di rak buku. Saya baca berulang kali. Satu hal yang paling saya ingat, dari majalah Bobo bekas yang dibelikan ayahlah saya belajar menulis.

Dari majalah bekas, ayah kemudian membelikan saya majalah baru. Sebelumnya ayah membelikan saya satu eks tabloid. Dari sana saya mulai menabung dan belajar sendiri membei tabloid untuk konsumsi pribadi. Taboid pertama saya yang dibelikan ayah bernama Tablo. Kami mengisi TTS bersama, kemudian mengirimkannya ke redaksi Tablo di Jakarta.

Apa yang terjadi setelahnya?

Saya menang TTS dan ayah orang yang mendampingi saya untuk mencairkan wesel di kantor pos. meskipun mendapatkan bagian separuhnya, saya senang sekali. Karena dengan begitu saya bisa membeli majalah baru lagi.

Kenangan bersama ayah adalah kenangan tentang menggali sumur pengetahuan. Semakin dalam menggali, semakin haus rasa ingin tahu kami.

Bagaimana dengan kalian, Olivers?



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *