Bookish,  BP Network,  Traveliner

10 Instagrammer Favorit Untuk Distalking Sebelum Tidur

Kamu suka kulik-kulik akun instagram, Olivers? Atau sekedar stalking ‘masa lalu’ sebelum tidur? Jika iya, sepertinya kamu sudah harus menghentikan kebiasaan ini karena tidak ada manfaatnya sama sekali. Hanya akan menambah nyei di sudut hati. Jika tidak, selamat! Mari berbagi cerita bersama saya.

Well, saya termasuk orang yang tidak suka mengikuti akun instagram tokoh. Sebutlah dia selebriti atau komunitas apapun yang menurut saya tidak ada manfaat apa-apa. Belakangan ketika Sheila On 7 eksis kembali dengan hits Film Favorit, saya baru ngeh untuk follow akun mereka lagi. Hanya Sheila On 7. Tidak ada yang lain. Bisa dicek di following saya. Akun tidak dikunci.

Saya memiliki empat akun instagram. Akun khusus untuk lapak narsis, akun bookstagram, akun anak saya, dan akun bisnis. Akun narsis dan anak saya kunci. Saya sangat menyeleksi siapa yang pertemanannya saya terima. Biasanya hanya saya terima, tidak saya follow back. Kecuali jika mereka itu memang tulus berteman. Bukan setelah follow kemudian unfollow. Sementara di akun yang tidak terkeunci memang akun khusus mempromosikan dan review buku. Di sini saya hanya mengikuti akun yang berkaitan dengan pertemanan di dunia perbukuan saja.

Sebagai book blogger dan bookstagrammer, ada beberapa akun di instagram yang memang saya ikuti dengan senang hati. Meskipun dia tidak follow back. Saya tidak mempermasalahkan soal follow back atau unfollow di dunia maya. Prinsipnya, dunia pertemanan di sosial media itu bisa dalam bentuk apa saja. Bahkan ada yang tidak follow back saya, tapi komunikasi kami di direct message aman sekali. Cenderung dekat malah. Meskipun terbilang aneh saat orang dekat tidak follow back. Ya, kan?!

Ada sepuluh akun yang selalu saya tunggu postingannya setiap hari. Saya bagi ke dalam dua kelompok. Lima bookstagrammer dan lima traveler. Berikut adalah akun instagram yang layak untuk kita stalking  sebelum tidur dibandingkan intip akun sang mantan, Olivers.

[1]. Fitria Mayrani

Bookstagrammer dengan follower sebanyak 1K lebih ini memang sangat followable, Olivers. Fotonya bagus dengan mengusung tema flatlay. Siapapun yang singgah di akunnya pasti akan jatuh cinta pada scroll pertama. Saya pun begitu. Waktu itu saya tersesat di akun ini, tapi saya tidak langsung follow. Cek ombak dulu, apakah orangnya ramah atau tidak. Ternyata pemilik akun ini memang sangat renponsif dalam membalas komen. Sekalipun hanya sekedar mengucapkan terima kasih atas pujian dari jepretannya.

[2]. Wardah

Sama seperti Fitria Mayrani, Wardah juga mengusung tema flatlay dengan sentuhan vintage. Akun dengan nama missfioree ini memiliki 4K lebih. Angka yang amat langka bagi sebagian besar bookstagrammer. Mengingat bookstagrammer memang tidak sepopuler selebgram di dunia eksistensi sosial media. Foto-foto yang dikemas oleh Wardah memang khas dengan sentuhan warna yang kecoklatan dan properti yang digunakan juga nyaris tidak berubah. Berkaitan dengan kertas-kertasan seperti amplop, halaman buku, kertas, dan hal-hal terkait. Ditambah lagi dengan bunga kering atau ranting. Unik.

[3]. Dyah Agustine

Dia adalah editor di salah satu penerbit besar Indonesia, Mizan Media Utama. Namanya bisa ditemukan di beberapa novel terbitan Qanita seperti Great Expectations (Charles Dickens), Sea Prayer (Khaled Hosaini), dan beberapa novel terjemahan berstandar kece lainnya. Di antara semua bookstagrammer, akun dblueholic adalah akun pertama yang saya temui di dunia instagram. Akun ini pula yang menginspirasi saya untuk memotret buku dengan properti. Kesan berkelas dan inspiratif langsung saya dapatkan dari akun ini dengan follower 2K lebih.

[4]. Rizky Mirgawati

Orang-orang biasanya memanggilnya kak Kiky, sering menjadi host give away. Ini pula yang paling saya tunggu dari pemilik akun dengan 6K lebih follower ini. Selain review buku yang bikin mupeng. Jika kebanyakan akun host give away suka bertele-tele dalam menyampaikan kalimat, kak Kiky lebih to the point. Tidak bertele-tele. Bahasa yang disampaikan juga tidak bertele-tele. Orangnya juga sangat responsif. Inilah yang saya tangkap dari pemilik akun bernama sama dengan usernamenya. Akun ini seperti katalog online, penuh dengan rekomendasi buku baru yang wajib dilirik untuk menghabiskan liburan di rumah.

[5]. April Cahaya

Pemilik akun @avelight ini memang menggoda saya untuk mengikutinya sudah lama. Terlebih ketika menemukan novel yang ia tulis di wattpad. Ketika memasuki area bookstagramnya, ternyata memang followable. Sama seperti keempat akun lainnya, @avelight juga menawarkan foto berdasarkan tema permusim yang menawan. Saya suka sekali dengan tema yang sekarang. Bagus sekali. Akun dengan follower 1.3K ini memang lebih difokuskan pada keindahan foto dan review buku.

[6]. Tania Artawidjaya

Saya belum seminggu mengikuti akun dengan follower sebanyak 67K ini. Jangan tanya mengapa dan apa yang menarik dari pilot muda ini. Saya hanya tertarik dengan dunia penerbangan dan wajah manis Tania. Semakin saya mengulik akunnya, semakin pula saya merasa akun ini memang followable. Selaku perempuan, ada rasa bangga yang meletup ketika melihat anak muda, perempuan, dan berkarya.

[7]. Nana Gunawan

Travel blogger yang satu ini memang ciamik sekali dengan foto-fotonya yang sedap dipandang mata. Komposisi fotonya pas, filternya oke, dan pilihan tempat yang touristy tapi tidak mainstream dengan gaya olahan gambar yang tidak main-main. Tidak heran, jika followernya juga sudah 75K. Selain cantik, Nana Gunawan memang pintar memposisikan dirinya sebagai selebgram.

[8]. Anggey Anggraini

Konsep yang sama dengan Nana Gunawan, pemilik akun @her_journeys ini juga berkesan elegan dan keren. Pemilik dengan follower 141K ini memberi warna baru bagi dunia traveling untuk perempuan. Silahkan cek akunnya. Saya jamin, Anda pun akan jatuh cinta dengan foto-foto yang ia unggah.

[9]. Yuki Anggia

Yuki memberi pesona baru bagi wisata dengan keberanian sebagai seorang perempuan. Inilah yang saya dalami dari pemilik akun @yukiaggia. Tidak heran jika followernya mencapai 25,5K dengan beberapa endorse di beberapa postingan. Meskipun hampir sama dengan Nana travelgram lainnya, Yuki Anggia layak diikuti.

[10]. Kadek Arini

Nuansa yang sama, cerita yang sama, orang yang berbeda. Kadek Arini memberikan satu kesenangan untuk perempuan yang menggilai solo traveler ini. 114K follower adalah angka yang pantas untuk travelgram yang satu ini. Ciamik!

Adakah di antara sepuluh akun yang saya ikuti di atas juga kalian ikuti, Olivers? Sharing, yuk!

Author, journalist, and student in real life. MA in International Journalism, Communication University of China. Lecturing at STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh Barat. Email to ulfa_khairina.2005@yahoo.co.uk for further information.

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *