BP Network

5 Blogger Penawan Mata

Dari hari ke hari, hobi saya memang blogwalking. Meskipun tidak semua para blogger tulisannya bagus-bagus, akan tetapi ada sesuatu yang menarik mata untuk tetap tidak berpindah dari layar laptop atau hape. Sama lah seperti pecandu YouTube, para pecandu blogging pun punya kenikmatan sendiri ketika membaca konten yang ditulis para blogger lainnya.

Bebricara soal blogger, saya ngeblog sudah lumayan lama. Zaman multiply masih eksis dulu. Nama saya pun agak lebay-lebay sedikit. Efek masih remaja mungkin. Skybluediary. Isinya lebih kurang seperti blog ini. Membahas soal buku semua dan curhatan sebagai anak kuliahan. Belakangan ini saya mulai mengerti artinya ngefans sama blogger. Menurut saya mereka yang bisa menginspirasi melalui artikelnya untuk blogger lain agar tetap waras menjalani hobi yang katanya bukan dan tidak akan pernah jadi profesi. Padahal, kalau lancar di adsense, bisa traktir yang ngomong bolak balik di Pizza Hut, kan?!

Berikut adalah blogger yang selalu memberi saya inspirasi dalam menulis dan ngeblog. Tanpa mengurangi rasa hormat terhadap blogger lainnya yang juga saya sukai tulisannya.

Linda Christanty

Isi blog mbak Linda ini memang kebanyakan berbau jurnalisme. Wajar saja. Jangan heran jika saya suka ngintip terus ke blog yang satu ini. Saya adalah salah satu anak didik mbak Linda di bidang jurnalisme. Khususnya dalam menulis indepth feature. Sekitar tahun 2008 sampai 2012, saya juga pernah aktif di Yayasan Pantau dan Aceh Feature sebagai kontributor. Bagi saya, mbak Linda ini sangat menginspirasi saya dalam menulis setiap karya jurnalistik. Khususnya feature. Jika sayapunya masalah dalam menulis atau ide mandeg, pasti saya harus membaca tulisan mbak Linda dulu. Baru bisa memulai tulisan saya sendiri.

Sebagai sastrawati, mbak Linda juga sangat inspiratif atas kelahiran karya baru. Saya dan mbak Linda memang tidak begitu sering bertemu. Tapi mbak Linda adalah editor, guru, sekaligus sahabat untuk seorang Ulfa yang tergila-gila dengan dunia jurnalistik.

Andreas Harsono

Meskipun tidak sedekat dengan Mbak Linda, saya salah satu orang yang mengklik blog Pak Andreas. Saya suka deskripsi dan caranya menuliskan esai. Punya kekuatan tersendiri. Bahkan saya mengamini ketika beberapa artikel yang saya baca mengatakan bahwa Jurnalisme Sastrawi di Indonesia diperkenalkan oleh Andreas Harsono.

Saat kuliah di jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, saya ngefans berat dengan beliau. Pada tanggal 20 April 2006, beliau berkunjung dan memberikan kuliah umum di Fakultas Dakwah IAIN Arraniry. Saya senang sekali. Suka sekali. Bahagia tidak terkatakan. Apalagi ketika beliau dan International Center for Journalist (ICFJ) yang berbasis di Amerika membagikan satu eks buku berjudul Sembilan Elemen Jurnalisme yang ditulis oleh Bill Kovach. Malah kata-kata beliau terus terngiang, “Ini adalah kitab suci para wartawan. Baca dan amalkan.”

Hadoh!

Ketika saya menulis kalimat itu sebuah esai jurnalisme, banyak yang memprotes dengan alasan sedikit aneh. Ini kalimat sudah mengarah ke pemurtadan. What?

Hal paling berkesan ketika membaca tulisan Andreas Harsono bagi saya bukan saja mengajarkan untuk berada di jalur jurnalisme yang benar. Saya belajar menulis dalam bahasa Inggris. Terutama menulis esai jurnalistik yang bergizi dan enak dibaca.

The Naked Traveler

Bagi travel writer atau travel blogger, pasti tidak asing dengan mbak Trinity ini, kan? Apalagi tulisannya sudah dibukukan dan laris manis. Sudah diangkat ke layar lebar pula yang diperankan oleh Maudy Ayunda. Trinity, bagi saya adalah inspirator untuk menulis blog bertemakan traveling. Karena saya hobi makan lebih kuat, maka saya tambahkan kulinernya. Traveliner.

Kepercayaan diri saya menulis tentang perjalanan atau akrab disebut dengan travelogue muncul ketika pertama kali membaca blog ini. Saya pikir untuk menjadi travel writer itu haruslah sering jalan ke tempat ngehits, banyak bulenya, luar negeri, naik pesawat, dan lain-lain. Ya, blognya mbak Trinity memang lebih banyak membahas luar negeri dan segala hal yang menarik di sana. Di sisi lain juga membuka mata saya sebagai penulis blog, hal sederhana dan menarik di sekitar kita juga bernilai travelogue, kok. Kan tidak semua orang tahu daerah kita.

Sintia Astarina

Ini adalah salah satu blogger yang menginspirasi saya dalam menulis blog dengan paduan travel and book. Tanpa menemukan blogger ini di pencarian Google, saya tentu masih galau harus kemana arah blog ini. Mbak Sintia juga memberi gambaran yang sangat oke tentang bagaimana menjadi bookstagrammer. Sekarang juga saya sudah menjadi bookstagrammer.

Harapan saya hanya satu, bertemu dengannya dan berdiskusi panjang lebar soal dunia travel and books yang sudah memberi banyak inspirasi. A bunch of love to mbak Sintia Astarina.

Indah Nada Puspita

Saya juga pernah ngeblog dengan tema fashion di blog Autumn4olivia. Sekarang sudah entah kemana blog ini. Suka sekali dengan INP. Setiap postingannya saya ikuti. Meskipun setiap comment saya tidak terbalaskan. Suka dengan postingannya yang sangat berwarna. Apalagi dengan tema fashion yang selalu beragam. Ditambah lagi dengan latar belakang luar negeri yang eksotis.

Ketika saya membuka halaman blog INP malam ini, saya menemukan postingan baru di sana. Voila! I love it.

Baidewei, adakah di antara blogger di atas yang juga menjadi favoritmu? Sharing, yuk.

Author, journalist and student in the real life. MA in International Journalism, Communication University of China. Lecturing at Islamic University of Ar-Raniry, Banda Aceh. Email to ulfa_khairina.2005@yahoo.co.uk for further information.

4 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *