"You are Connecting To My Words"

Analisa Biografi Tokoh Sebagai Kajian Kepemimpinan (Part 2)

Analisa Biografi Tokoh Sebagai Kajian Kepemimpinan (Part 2)

Proses dalam menulis analisa biografi masih panjang. Setelah menulis outline tulisan, ada beberapa langkah lagi yang harus disiapkan. Proses selanjutnya dapat dilihat sebegai berikut:

7. Menulis Sinopsis Biografi

Pada halaman pertama dari analisa yang kita tulis, mulailah dengan menulis sinopsis buku tersebut. Sinopsis adalah isi buku secara umum dari halaman awal sampai akhir dengan cara yang sama seperti menulis resume artikel.

8. Menyiapkan Key Questions (KQ)

Key Question (KQ) harus disiapkan untuk memudahkan dalam tiap bab analisa. Setiap KQ yang dimunculkan dalam bab bisa dijadikan sebagai topik yang akan dibahas. Selain memudahkan penulis dalam menulis juga memfokuskan pada pencarian dalam referensi. Contoh KQ: Apa makna kepemimpinan menurut BJ. Habibie?

Dalam buku biografi yang Anda baca memang tidak disebutkan secara gamblang makna kepemimpinan menurut BJ. Habibie. Tetapi Anda lah yang menyimpulkan makna kepemimpinan yang bagi BJ. Habibie.

9. Menguraikan Ide dengan Esai

Hasil dari brainstroming dan berpikir secara kritis bisa dituangkan dalam tulisan segera setelah memahami apa yang ingin ditulis. Bentuk penulisannya berupa esai deskriptif. Yaitu dengan memaparkan ide cerita dalam paragraf-paragraf.

10. Bagian Kecil Dari Resensi

Bagian ini harus berada dua bab penutup. Bab kedua sebelum penutup membahas data buku, kelemahan, kelebihan buku tersebut. Sebagaimana layaknya menulis resensi buku pada umumnya.

Itulah garis besar yang harus dilakukan dalam menulis analisa biografi. Langkah ini juga bisa diterapkan dalam kajian atau analisis novel. Namun dalam analisa novel lebih ditekankan pada unsur intristik dan eksentrik novel tersebut.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *