Bookish

Nadya Tiffany: Duta Baca Buat Anak Lapas

Berawal dari mengikuti lomba pemilihan Duta Baca di Universitas Syiah Kuala. Nadya Tiffany memulai aksinya di bidang literasi. Dia merasa, kebiasaan orang Indonesia sangat minim dalam budaya membaca. Mereka lebih senang menonton TV dan bermain gadget serta menyebarkan berita hoax tanpa melakukan klarifikasi. Hal ini tidak lepas dari malasnya membaca berita apa saja. Bahkan, UNESCO mencatat posisi Indonesia berada di urutan ke-60 dari 61 sebagai negara yang minat membacanya paling rendah.

“Anak-anak yang kelahirannya di atas tahun 2007 juga lebih suka dikasih gadget dari pada dikasih buku,” tutur gadis yang memiliki segudang prestasi ini.

Selama ini Nadya kerap menjadi volunteer untuk menggalakkan budaya membaca. Dalam kampanye ia menyampaikan kepada masyarakat tentang betapa pentingnya masyarakat yang membaca, terlebih lagi untuk Indonesia. Ketertarikannya terhadap dunia literasi semakin mendalam ketika mengikuti kelas yang diadakan oleh panitia pemilihan duta baca saat karantina.

Setelah menjadi duta baca, gadis cantik ini berniat melanjutkan program Duta Baca dengan berkunjung rutin ke lapas anak setiap hari Sabtu. Melalui program ini, Nadya menumbuhkan sikap cinta membaca bagi anak-anak yang bermasalah dengan hukum (ABDH). Selain itu, masih ada program lain yang Nadya lakukan, yaitu bedah buku dan roadshow.

Meski belum terlibat di komunitas yang berkaitan dengan literasi, gadis yang pernah menjuarai di berbagai lomba menulis ini sangat antusias mengajak semua pihak untuk bekerja sama, terutama generasi muda untuk meningkatkan kesadaran membaca. Ini sesuai dengan motto hidupnya, “Hidup ini tidak boleh sederhana. Harus luas. Yang sederhana itu sifatnya.”

“Untuk membangun suatu negara dibutuhkan budaya literasi yang tinggi,” tutur Nadya yakin.

Author, journalist and student in the real life. MA in International Journalism, Communication University of China. Lecturing at Islamic University of Ar-Raniry, Banda Aceh. Email to ulfa_khairina.2005@yahoo.co.uk for further information.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *