Bibliolive

Paris Pandora; Saat Magic Diakui di Zaman Now

Kali ini saya akan mengulas buku yang sedikit lama. Tapi bagi saya novelnya @firabasuki nggak pernah ada matinya.

Judul Buku: Paris Pandora • Penulis: Fira Basuki • Penerbit: Grasindo (Jakarta: Cet 2, 2008) • Tebal: 322 halaman • ISBN: 987-979-0255-54-8

Ini dia yang kutunggu. Mini van kami berhenti juga di Notre Dame, katedral yang terkenal. Berada di pinggir sungai Seine, konon dulunya bangsa Romania mendirikan kuil pemujaan untuk dewa Jupiter. Bertahun-tahun kemudian menjadi Chatedral St. Etiene, didirikan oleh Childebert di tahun 528. Sampai akhirnya Maurice de SUlly, bishop Paris mendirikan katedral yang didedikasikan untuk Bunda Maria. Konstruksi yang menjadi katedral kini dimulai tahun 1183 dan selesai 180 tahun kemudian!

Aku berjalan menikmati setiap lorong dan langit-langit yang penuh detail, pahatan, ukiran, dan patung. Aku berjalan terus hingga menaiki tangga batu. Dari atas, semua tampak jelas.

Lalu… Hal yang tak pernah aku pikirkan muncul.

“Psssttt. Hi…hi…”

Aku menengok. HAH? Aku menggosok-gosok mataku. Ini mimpi bukan ya? Aku berusaha menutup mata ketigaku.

“Psstt, iya, aku. Aku hidup. Nyata.”

TUNGGU! Ini imajinasiku aja kan? Ini mimpi kan? Patung itu bergerak. Dan BERBULU! Ya, dia HIDUP!

*

Astria patah hati! Dia ditinggal Rizki jelang pernikahan. Tapi Astria tidak bisa pindah ke lain hati. Berbagai nasehat keluar masuk kupingnya. Pekerjaan menjadi pelampiasannya.

Bersama rekannya Toro yang memperbesar perusahaan mereka, dia mulai menikmati harinya sambil dalam galau. Sampai dia mendapat sebuah surat dari Paris. Undangan pemotretan. Di sinilah semuanya berawal.

Astria bertemu dengan Hugo, makhluk berbulu yang menjaga harta Astria. Ketika kembali ke Indonesia, dia bertemu dengan para penjaga lainnya. Mereka menawarkan Astria untuk mengambil hartanya. Dia menolak. Penolakan yang membuat para penjaga semakin menyukai Astria.

Dalam proyeknya membuat hunian nyaman untuk WW, Astria juga mendapatkan berbagai kejutan dari makhluk halus lainnya. Mereka tidak mengerikan, mereka hanya memperkenalkan diri sebagai penjaga.

Kematian Cindy mengacaukan hidup Toro. Sekaligus menyadarkan Astria tentang ada yang lebih kehilangan dari dirinya. Di sana juga Astria sadar bahwa ada aura negatif di dalam dirinya.

#ParisPandora yang ditulis oleh #FiraBasukibukanlah novel horor atau misteri. Ini novel yang menurut saya sangat logis. Ceritanya mengalir, dan apa yang dialami Astria bisa saja dialami oleh siapapun.

Novel #ParisPandora sudah masuk daftar novel yang saya inginkan sudah lama. Ini bukan novel pertama @firabasuki yang saya baca. Setelah dulu sekali membaca novel berjudul Atap, selanjutnya saya susah move on.

Selain toko buku di Banda Aceh tidak begitu banyak (saat itu belum ada Gramedia), koleksi bukunya juga tidak begitu cetar. Jadi ketika saya menemukan novel ini di salah satu toko buku. Saya selalu datang mengecek karena belum ada duit. Memastikan kalau buku yang hanya tersedia 2 eks ini belum laku.

Ternyata jodoh saya dengan si buku juga unik. Pada suatu Jumat pagi saya ke perpustakaan, diusir oleh petugas yang lagi PMS. Dia bilang, “Nggak usah sok rajin, dek. Kita nggak buka lagi.” Karena mereka akan pindahan ke gedung baru. Pustaka daerah akan di renovasi. Saya masuk ke toko buku ini dengan duit Rp 100 ribu. Si buku lagi diskon jor joran. Cuma Rp 15 ribu. Karena tidak ada uang kecil, si pemilik menghadiahkan saya buku ini. Gratis.

Terharu dan senang sekali pastinya.

Kesan pertama ketika bertemu sudah baik. Kesan selanjutnya ketika membaca jauh lebih baik. Saya terbawa emosi ketika kisah cinta Astria nyaris kandas karena kekasihnyq diguna-guna oleh rekan kerja yang mengaku sahabat calon suaminya.

Saya bisa membayangkan bagaimana Astria bertemu dengan makhluk-makhluk tak kasat mata yang menyapanya. Agak merinding. Ditambah lagi beberapa pengetahuan tambahan yang membuat kepala saya mengangguk-angguk.

Secara keseluruhan, tidak ada cela pada novel ini. Bahkan saya terkaget-kaget dengan Astria yang modern tetapi juga memiliki kepercayaan terhadap guna-guna.

Novel ini sangat direkomendasikan untuk pembaca yang tidak suka fantasi dan horor, tapi penasaran dengan sesuatu yang astral. Tidak sepenuhnya menggambarkan keanehan yang banyak kita baca di novel fantasi.

Author, journalist, and student in real life. MA in International Journalism, Communication University of China. Lecturing at STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh Barat. Email to ulfa_khairina.2005@yahoo.co.uk for further information.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *