Bookish

Juli Agustus dan Setumpuk Buku

Dear Olivers,

Juli baru saja berlalu, Agustus sudah menyapa. Tidak terasa pertengahan tahun sudah di penghujung. Sebentar lagi akhir tahun lagi dan 2018 wrap up pun akan memenuhi feeds instagram. Saya juga akan ikut meramaikan feeds Instagram tahun ini. Ya, tahun ini saya mulai fokus sebagai bookstagram dan book blogger.

Tidak banyak yang bisa saya selwsaikan di bulan Juli. Meskipun banyak resensi yang terpublikasikan. Novel yang sesungguhnya selesai hanya dua. Cinta Paling Rumit yang ditulis oleh Boy Candra dan Pertanyaan Tentang Kedatangan karangan Azhar Nurun Ala.

Dua buku ini benar-benar penuh perjuangan dalam menamatkan. Baru mulai pegang halaman pertama, tiba-tiba Alexa nangis. Minta nom nom, ajak main, atau sekedar minta diganti popok. Dilema blogger dengan bayi di bawah enam bulan.

Selain itu, saya juga dikerjar deadline lain. Menyelesaikan tulisan yang akan dibukukan. Mengejar deadline menulis novel. Dan sejenisnya, dan seterusnya. Meskipun si novel kemungkinan tidak akan selesai juga.

Kebahagiaan bulan Juli dan Agustus mungkin agak berbeda dengan teman-teman blogger lainnya. Juli adalah bulan dimana beberapa pengumuman lomba dan give away yang saya ikuti. Agustus bulan dimana buku-buku akan berdatangan ke kantor suami saya. Mungkin saya akan sedikit harua menutup telinga karena sang suami mengomel paket buku terus berdatangan. Tapi tidak apa-apa, karena dengan menumpuk buku itu saya akan berusaha membacanya. Terutama buku baru dan buku yang sedang ngehits diperbincangkan.

Akhir Juli saya tidak ditutup dengan July Wrap Up seperti para bookstagrammer lainnya. Tapi ditutup dengan sebuah Paket dari penerbit Diva Press. Saya menerima paket buku dan kaos oblong hasil kompetisi menulis kisah parenting. Bukunya sendiri sudah terbit dengan judul Indahnya Jika Dipanggil Bunda.

Suami saya dan saya berebutan kaos warna biru teal dengan tulisan putoh berisi quote tentang keluarga. Ukurannya memang kegedean untuk kami berdua. Bagi saya justru tidak masalah. Karena berat saya sekarang turun 7 kg dari sebelum hamil. Malah tampak oke jika dimodif dengan apa saja. Baju dengan ukuran sedikit kepanjangan itu lebih oke lagi jika saya pakai di rumah atau family gathering.

Cukup?!

Tidak.

Bulan Agustus ini ada paket lain yang datang. Menang give away yang diadakan oleh komunitas Book Blogger Indonesia. Yach, tentu saja setelah menerima bukunya nanti akan ada yang harus saya bayar. Menulis ulasan selama lima hari berturut-turut tentang novel ini.

Dua hari ini pula, saya mengobrak abrik feeds bookstagrammer lain. Melihat bagaimana mereka menulis daily review. Terutama mereka yang namanya sering muncul sebagai pemenang give away.

Nah, di bulan Agustus ini, selalu ada yang ingin saya selesaikan. Setiap bulan selalu saya tamatkan. Tapi tidak pernah kesampaian untuk membacanya. Ada beberapa buku yang masih tersegel, yaitu; Brida (Paulo Coelho), Semusim di Mahsyar (Hadi Fayyath), Mehrunnisa The Twentieth Wife (Indu Sundaresa), Nur Jahan the Queen of Mughal (Indu Sundaresa), Mister Soliter (Jostein Gaarder), Casual Vacancy (JK. Rowling), Indahnya Jika Dipanggil Bunda (Rosdiana Amalia, dkk), Drama Mama Papa Muda (Pungki Prayitno & Topan Pramukti), Jungkir Balik Dunia Bankir (Hayadi Yansyah), Samurai 1; Kastel Awan Burung Gereja (Takashi Matsuoka), Samurai 2; Jembatan Musim Gugur (Takashi Matsuoka), Liu Hulan; Jaring-Jaring Bunga (Lisa See), Fire & Ice (Julie Garwood), Mahar Untuk Maharani (Azhar Nurun Ala), Tuhan Maha Romantis (Azhar Nurun Ala), dan setumpuk buku yang wajib dibaca serta diresensi.

Di antara semua buku yang tersebut di atas, mana yang benar-benar ingin kamu baca ulasannya? Tentu saja, versi saya.

Author, journalist, and student in real life. MA in International Journalism, Communication University of China. Lecturing at STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh Barat. Email to ulfa_khairina.2005@yahoo.co.uk for further information.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *