Bookish

Antara Buku dan Drama “The Moon that Embraces the Sun”

Wuish!

Saya baru tahu kalau novel Korea banyak juga yang bagus. Bahkan sudah diangkat ke drana dan diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Ini benar-benar edisi hati super cetar buat fans drakor musiman seperti saya.

Salah satu novel Korea Selatan yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia berjudul The Moon that Embraces the Sun karangan Jung En Gwol. Novel dan dramanya dikabarkan sukses keras di negeri asalnya.

Sebagai fans drakor amatir, saya menonton drakor tergantung pada banyaknya rekom para fans drakor. Kebetulan drama ini cukup recommended. Untungnya saya langsung jatuh cinta. Lebih lagi saya juga menemukan novel ini sebelum demam Kim So Hyun mereda.

Setelah menonton drama dan membaca novel, ada beberapa perbedaan yang saya temukan di dalamnya. Perbedaan ini justru mempercantik kisah adaptasi. Berikut perbedaannya.

Prolog

Awal mula cerita dimulai ketika Hwon bertemu dengan Wool di sebuah perjalanan bersama Kim Jae Woon. Hwon sudah menjadi raja. Sedangkan Wool adalah seorang cenayang tanpa nama yang tidak memiliki kekuatan. Sementara di drama, prolog cerita dimulai ketika putra mahkota masih remaja.

Pertemuan Lee Hwon dan Yeon Woo

Di dalam kisah novel, Hwon dan Yeon Woo tidak pernah bertemu sebelumnya. Mereka hanya saling berkirim surat. Di drama, mereka pernah bertemu ketika penobatan Heo Yeom sebagai sarjana di istana. Adegan ini tidak ada di novel.

Lee Hwon Nyaris Pingsan di Hari Kematian Yeon Woo

Bagian ini tidak ada di drama. Apalagi ketika Jae Woon muda menyelamatkan Lee Hwon dengan gerakan secepat kilat.

Woon Menggendong Wool Ketika Raja Terserang Sihir

Bagian ini juga tidak ada di drama. Khususnya bagian Woon menggendong Wool hingga ke kamarnya dan disambut oleh Seol. Saat inilah Wool dan Yeon Woo orang yang sama mulai terbongkar.

Kematian Seol

Di novel, Seol mati ketika upacara ritual gut. Sementara di drama, cenayang Jang berada di rumah ketika Seol Mati dan melihat kejadiannya dari langit.

Persembunyian Yeon Woo Ketika Terjadi Pemberontakan

Ketika pemberontakan terjadi, Yeon Woo disembunyikan di rumah Nyonya Park, ibu angkat Jae Woon. Di dalam novelnya, Jae Woon sendiri yang mengantarkan dan memastikan Yeon Woo dalam keadaan baik-baik saja. Di drama, Yeon Woo bersembunyi di kamar raja.

Dan jika kita teliti, masih ada beberapa adegan lagi muncul di drama tapi tidak ada di novel. Begitu sebaliknya. Sudah baca novel dan menonton dramanya? Berbagi, yuk!

Silahkan isi di kolom komentar, olivers.

Author, journalist, and student in real life. MA in International Journalism, Communication University of China. Lecturing at STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh Barat. Email to ulfa_khairina.2005@yahoo.co.uk for further information.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *