"You are Connecting To My Words"

Oliverial

Oliverial

"You are Connecting To My Words"

Recent Posts

Teori Situasional Gruning

Teori Situasional Gruning

Dalam riset PR dan media pun dikenal dengan teori-teori tertentu untuk mengkaji berbagai studi kasus dan analisa. Dari berbagai jenis teori yang dipakai, ada beberapa teori yang dikenal dan umum dipakai, salah satunya teori situasional yang diperkenalkan oleh Grunig. Grunig berargumen bahwa penelitian komunikasi komunikasi […]

The Public Relation Process

The Public Relation Process

Seperti yang sudah dibahas pada artikel sebelumnya, proses public relation harus dilakukan dengan melakukan riset terlebih dahulu. Keempat tahapan riset public relation juga telah dibahas pada artikel tersebut. Kunci dari keseluruhan tahapan adalah evaluasi atau opini publik dan kecenderungan sosial yang dikomunikasikan kepada pemimpin atau […]

Empat Tahap Penelitian Public Relation yang Efektif

Empat Tahap Penelitian Public Relation yang Efektif

Seperti pada artikel sebelumnya, public relation atau PR adalah suatu kegiatan yang menuntut keahlian menulis pelakunya sebagai keahlian (skill). Seorang tenaga PR atau humas diharuskan mampu meramu data yang sederhana menjadi artikel yang enak dibaca baik dalam bentuk artikel, berita, ataupun naskah pidato. Selain menulis naskah PR atau humas, seorang tenaga humas juga layaknya memahami teknik melakukan riset untuk memahami kemauan khalayak (masyarakat atau komunikan).

Seorang tenaga humas yang berhasil mampu melakukan riset yang menampilkan umpan balik kepada PR yang melakukan riset. Ada berbagai macam jenis riset yang dapat dilakukan oleh seorang PR untuk mendapatkan umpan balik. Jadi, PR tidak hanya melakukan penulisan, tetapi juga melakukan survei ke lapangan.

Selama ini, penelitian PR dilaksanakan masih dengan menggunakan metode tradisional. Beberapa jurnal akademik tentang riset PR menunjukkan sebanyak 44% riset PR dilakukan dengan wawancara mendalam dan studi kasus. Sisanya sebanyak 56% masih memakai pendekatan kuantitatif dengan teknik survei.

Sejak tadi kita berbicara tentang riset. Apa, sih, yang dimaksud dengan riset?

Menurut Broom dan Dosier, riset didefinisikan sebagai kumpulan informasi yang terukur , objektif, dan sistematis yang bertujuan untuk menjelaskan dan mengarahkan pengertian.

Riset yang dilakukan oleh PR berfungsi untuk membangun pondasi bagi perusahaan atau lembaga yang bersangkutan. Hasil riset digunakan untuk mengembangkan strategi dan program, kemudian hasil tersebut dievaluasi untuk pengembangan dan penyusunan rencana selanjutnya. Hasil riset juga digunakan sebagai tolak ukur pengaruh program yang dilakukan oleh organisasi (perusahaan atau lembaga) tertentu. Tanpa riset, program PR tidak bisa menggerakkan perubahan.

Dalam public relation dikenal empat tahapan yang efektif. Dalam prosesnya, riset dilakukan untuk membuat perencanaan berkelanjutan untuk menguntungkan pertumbuhan perusahaan atau lembaga. Di sinilah menariknya pekerjaan menjadi tenaga PR. Pekerjaannya berkaitan dengan seni menganalisis suatu isu, memprediksi konsekuensi, mengorganisasi permasalahan, dan mengimplementasikan program rencana untuk melayani organisasi dan publik. Seorang praktisi PR harus memahami empat tahapan proses penelitian yang efektif.

Research (Penelitian)

Penelitian yang dimaksud di sini adalah pengumpulan fakta awal tentang tahap perencanaan yang akan dilakukan. Praktisi PR harus mampu membaca situasi, menganalisa, dan menemukan masalah yang akan timbul dari perencanaan yang akan disusun nantinya. Praktisi PR harus mengumpulkan data dan fakta yang relevan terhadap perencanaan yang akan disusun. Pertanyaan kunci untuk melakukan tahapan ini adalah “What’s happening now?”

Planning (Perencanaan)

Setiap perencanaan memiliki proses perancangan. Sebelum masuk ke tahap yang diinginkan, seorang praktisi PR haruslah paham apa yang telah didapatkan ketika melakukan penelitian sebelumnya dan paham apa yang akan dilakukan selanjutnya. Untuk mengatasi masalah, praktisi PR harus melakukan penyusunan masalah yang ditemukan. Dari masalah yang ditemukan harus ditentukan masalah yang paling urgen dan paling sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Penyusunan rencana disesuaikan dengan kebijakan perusahaan dan lembaga sesuai dengan kepentingan publik. Pertanyaan kunci untuk melakukan tahapa ini adalah “What should we do and why?”

Action and Communication (Aksi dan Komunikasi)

Komunikasi yang dimaksud di sini bukanlah kehendak praktisi PR. Komunikasi yang dimaksud adalah umpan balik yang diberikan oleh komunikan atau khalayak. Pada tahapan aksi ini, pertanyaan kunci yang diajukan haruslah “How do we do it and say it”. Hasil yang didapat ini diuraikan dalam bentuk verbal dan mampu dikomunikasikan dengan berbagai bentuk komunikasi layaknya komunikasi kelompok, komunikasi massa, dan komunikasi organisasional.

Evaluation (Evaluasi)

Evaluasi dilakukan untuk mengetahui apakah cara-cara yang dilakukan sudah selesai atau efektif atau belum. Tujuan evaluasi dilakukan untuk mengukur keefektifan proses secara keseluruhan. Pertanyaan kunci untuk tahap ini harus mengacu pada kalimat “How did we do?”.

Jika keempat tahapan tersebut sudah dipahami dengan baik, maka untuk tahapan selanjutnya akan lebih mudah. Empat tahapan ini menjadi kunci dalam menyelesaikan semua riset di bidang public relation.

Disampaikan pada kuliah Riset Public Relation dan Media dengan metode dalam jaringan pada hari Selasa, 31 Maret 2020.

[PNH 1] Menulis Naskah Humas dan Menulis Kreatif

[PNH 1] Menulis Naskah Humas dan Menulis Kreatif

Hubungan masyarakat atau lebih dikenal dengan humas merupakan bagian terpenting dalam sebuah lembaga atau perusahaan. Kerennya, di bagian perusahaan lebih dikenal dengan sebutan public relation. Sementara di instansi saja akrab dengan sebutan humas. Apa yang dikerjakan oleh humas terkadang hampir sama dengan apa yang dikerjakan […]

[SKI 2] Apa Itu Komunikasi?

[SKI 2] Apa Itu Komunikasi?

Kita kerap mendengar kata dan istilah komunikasi, tapi jarang sekali yang memahami komunikasi sesuai dengan pengertian yang sebenarnya. Padahal yang dimaksud dengan komunikasi bisa terjadi dimana saja dan kapan saja dengan media apapun. Istilah komunikasi atau dalam bahasa Inggris communication berasal dari kata Latin communicatio. […]